"udahan aja yah :)" 3 kata yang tertulis didalam pesan bbmmu , tapi
reaksinya seperti ledakan atau mungkin Bom yang menewaskan 1juta lebih
penduduk di sebuah kota, ya itu reaksi yang aku baca, semua sel didalam
tubuhku menjadi kesurupan mereka berteriak teriak dan lama akan
pulihnya,mataku tiba tiba menjadi buta akan lingkungan sekitarku yang
ada hanyalah kenangan manis kita yang terasa 8bulan kurang lamanya dan
tiba tiba tidak bermakna,semua janji jnaji manismu yang keluar dari
mulutmu semua tiba tiba hanya menjadi butiran debu yang tak berati apa
apanya, dan setetes demi setetes air itu keluar dari mataku,melewati
pipiku dan masuk ke dalam mulutku, aku pun tak menyadari air yang masuk
kedalam mulutku adlah air mata. perlahan demi perlahan kuhapus air itu
tapi rasanya percuma karna air itu mengalir terus tak henti hentinya ,
di otak ini semua pekerja bertanya tanya dan mencari tahu "Mengapa?
Mengapa?" berteriak hingga mengganggu pendengaranku padahal mereka hanya
pekerja pekerja di otak ku.
reda reda reda sperti
hujan yang asalnya besar menjadi reda, hanya angin angin dingin yang
kurasa, bayanganku hanyalah kenangan kenangan itu ,manis susah sedih
kita jalani bersama, hingga akhirnya kamu merasakan kejenuhan untu ke
2kalinya atau mungkin 3?dan aku pun mengalah dan mundur karna apa? akhir
akhir ini aku merasakan hanya aku yang berjuang
,mempertahankan,menunggu, dan sabar, cukup memang kamu sudah jenuh benar
benar ingin bebas like a bird ,padahal 2bulan terakhir ini aku sudah
menunjukan kedewasaan yang sangat signifikat yang jauh berbeda dari
sifat manja ku ,kekanak-kanakan,dan emosionalku.
hari demi hari aku lewati perlahan lahan tanpa status denganmu,
mencoba menyingkirkan segala yang berhubungan denganmu,sampai sahabatku
yang sahabatmu juga ,aku jauhkan karna melihatnya seperti melihat ada
kamu disampingnya, hari demi hari di hatiku masih tetap ga nyangka ,ga
nyangka kita udah ga bersama lagi ,tapi aku mencoba agar meyakinkan
hatiku kalau ini emang nyata bukan mimpi, bukan.
perlahan aku masih ketergantungan dirimu, aku masih mengecek
twittermu, yang menurutku ini tuh udah ga ada apa apa, biomu pun sudah
tergantikan bukan aku lagi. mengecek contactmu di bmku,DP mu ,semuanya
tentangmu, tapi ada suatu kejadian memilukan yang aku menjadi enggan
memikirkan ttg kamu lagi.malah menjadi dendam yang luar biasa besarnya
,hingga pintu ini masih tertutup rapat untuk pintu maaf mu,entah temanmu
yang tak ku kenal aslinya menyalahkanku akan penyebab berakhirnya
hubungan ini , yang aku tau aku pernnah melakukan kesalah tapi kamu
sudah memaafkan dan melupakan kejadian itu , dan yang aku tau,
berakhirnya hubungan kita,hanyalah rasa jenuh dan rasa keinginan bebas
mu, temanmu tiba tiba menghapus aku dari contactnya , dia aneh
menyalahkan oranglain yang belum tau sebenarnya dia so tau. aku pun
dendam, ya akhir akhir ini aku menjadi pendendam entah kenapa,karna baru kali ini sakit hati lebih dari apapun .
"jangan liat kebelakang, cangkel pegel liat kebelakangmah " kata kata itu menjadi penyemangat ku untuk hari kedepannya,ya dia hanyalah oranglain atau rekan bisnisku. suatu hari di saat jam pelajaran disianghari kau tiba tiba datang kesekolahku, teman temanku tiba tiba membisikan sebuah kalimat yang mengetar seluruh tubuhku tapi hanya bebrapa detik, untungnya Tuhanku tidak memperlihatkan wajahnya dihadapanku ,terimakasih Engkau Maha Mendengar segala keluh kesal ku ,sampai sini aku masih trauma untuk memeberi hati kepada setiap laki-laki.bukannya gamau Move On tapi jalan terbaik sekarang adalah "Focus!!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar