kamu ada di hadapanku . tersenyum,tapi tak terpaksa. tanganmu tersentuh dengan tanganku .tapi tak kau pegang. seperti ada rasa panas di kulitmu. aku kaget,sepertinya gejala demam yang biasa km rasakan ,terjadi lagi ,aku pegang dahi mu dan ternyata ya .kamu sakit . aku merasakan hal yang sama seperti waktu itu, rasa khawatir akan kondisimu.tapi mungkin ini berbeda karna kamu bukan yang dulu.dan bukan milikku. wajahmu pucat .tapi tersenyum riang,seperti yang tidak mau km perlihatkan wajah sakit dihadapanku. aku menyuruhmu masuk kerumahku dan beristirahat sejenak agar tidak lebih parah. tapi aku bingung mengapa kamu menghampiriku dikala kondisimu seperti itu.
km tidur di sofaku.dengan wajah pucat dan seperti menggigil. lalu aku beri selimut agar kamu terasa membaik. aku pergi sejenak untuk mengambil beberapa makanan.tapi tiba tiba kamu memegang erat tanganku. dan km katakan "jgn pergi. tunggu disini" aku duduk dikursi depan sofa. melihat kamu tertidur pulas.sangking pulasnya aku pun merasa ngantuk.dan aku pun tidur disofa lain ,bukan di sofa yang kau tidurkan. dan tiba-tiba seperti ada sentuhan di dahi ku.entah itu apa.dan ada yang membisik dan aku tahu itu suara dari mulutmu, "biasakanlah hidup tanpa ada aku di sampingmu. aku gatau akan kembali atau tidak,tapi biasakanlah tanpa aku disisimu" .
DEEP. satu tetes keluar dari mataku .dan sepertinya km menyadari aku tidak teridur pulas,aku hanya mencoba menutupkan mata.aku terbangun dan km tiba tiba sudah ada di depan pintu keluar."kemana?jangan pergi please jangan "km memelukku dengan erat dan km pun pergi keluar dari rumahku.
disana aku merasakan kekecawaan yang sangat dalam. kamu pun lama lama aku lihat semakin jauh jauh jauh dan hilang.
tunggu kakiku seperti di jilat jilat .aku kaget .ya ampun itu kucingku dan dia membangunkanku dari mimpi di siangbolong.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar